Setelah kandungan air yang tersisa ‘dikuras’ dari biji kopi, reaksi perubahan warna dimulai. Fase ini biasa disebut fase yellowing (penguningan) atau Maillard atau sering disebut fase karamelisasi. Pada tahap ini, biji kopi akan mulai mengembang, dan kulit biji kopi yang tipis / Chaff (atau yang menyerupai sekam) akan mulai mengelupas. Roasting kopi penting untuk memunculkan karakter biji kopi dan menambah kenikmatannya. Namun, kenikmatan ini tidak bertahan lama. Sekitar 30 hari setelah roasting, kualitasnya akan terus menurun. Agar kopi terasa nikmat, selalu pastikan kesegarannya. Salah satunya dengan menyangrai kopi sendiri di rumah sesuai kebutuhan. Melansir dari Cybext Kementerian Pertanian, kegiatan pasca- panen kopi terdiri atas penyortiran, pengupasan kulit, fermentasi, pencucian, pengeringan, pengemasan, dan penyimpanan. 1. Penyortiran. Setelah buah kopi dipanen, lakukanlah penyortiran. Hanya buah kopi yang lolos kriteria sortasi saja yang dapat diolah menjadi biji kopi. Namun, umumnya, durasi ideal paling umum yang banyak diterima oleh para ahli, roaster dan coffee geek lainnya adalah sekitar 7 – 14 hari sejak tanggal roasting (roast date). Kopi-kopi yang berada dalam rentang waktu ini dianggap paling baik untuk dikonsumsi karena proses degassing pada kopi telah selesai. Gula pada biji kopi terdiri dari galaktosa, manosa dan pentosa yang kadarnya 5% pada biji kopi kering dan 3% pada biji kopi yang telah disangrai. Beberapa vitamin dan juga mineral terdapat didalam kopi. Perubahan komposisi sifat fisik kimia selama penyangraian terjadi akibat pemanasan kopi dengan suhu cukup tinggi. Tabel 1. Berbeda lagi dengan kopi bubuk. Kopi bubuk yang masih tersimpan di dalam kaleng kemasannya sebenarnya bisa disimpan selama lebih dari 2 tahun. Tetapi begitu tutupnya dibuka, masa kadaluwarsa bubuk kopi ini hanya mencapai 1 bulan saja. Masa kadaluwarsa seperti di atas hanya bisa anda dapatkan apabila menyimpan bubuk kopi dengan metode yang benar. Biji kopi yang dapat disangrai dalam satu hari dapat mencapai 400 kg. Gambar penimbangan biji kopi dapat dilihat pada gambar 3; Gambar 3. Penimbangan biji kopi 9. Sortasi kopi Setelah kopi sangrai dingin kemudian dilakukan sortasi yaitu pengambilan benda asing seperti jagung, batu dan lainnya yang masuk ke dalam kopi. Sementara itu, biji kopi yang disangrai lama atau dark roast dipanaskan lebih dari 15 menit di suhu 204 derajat celsius. Memanaskan biji kopi dalam waktu lama akan membuat kelembapan pada biji kopi hilang. Makanya, biji kopi yang disangrai lama cenderung ringan dan mengembang, dan permukaan biji kopi akan mengilap. pasang kembali setiap komponen yang kamu buka, kemudian giling beberapa biji kopi setelah mesin grinder kamu bersihkan, ini bertujuan untuk memastikan mesin grinder sudah siap untuk di pakai kembali dan memastikan setiap komponen sudah terpasang dengan benar. Baca Juga : 9 Jenis Minuman Espresso Based yang Dijual di Coffee Shop Pekanbaru Jakarta - Rasa serta aroma kopi yang beragam ternyata dihasilkan dari proses roasting. Berikut hal serta metode roasting yang kerap digunakan. Proses pemanggangan atau roasting biji kopi dilakukan untuk mengubah senyawa kimia dalam kopi. Sehingga menghasilkan karakteristik dan rasa khas pada kopi. Proses ini menyebabkan warna biji kopi berubah. pvSw.